Pagelaran Fashion Extravaganza Raden Sirait

Standard

Harmoni dan inovasi fashion kembali diusung dalam Ajang Pagelaran Fashion Extravaganza di Jakarta Fashion and Food Festival 2012 (JFFF) ke 9 di Ballroom Harris Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ajang ini berlangsung meriah dengan adanya pagelaran tunggal teatrikal inovasi dari desainer Raden Sirait yang menjadi pembuka perhelatan akbar ini. Tidak hanya memiliki konsep teatrikal, pagelaran tunggal Raden Sirait ini juga bertemakan kolosal. Pagelaran yang bertajuk delapan tahun berkarya untuk Semesta “Syukur Tiada Akhir, Bahagia Tiada Ujung” ini, dilengkapi dengan musik, tari-tarian, serta kehadiran para selebritis yang turut menjadi model dalam ajang ini.

“Konsep pagelaran ini terinspirasi dari JFFF yang selalu mengedepankan inovasi,” tutur Raden, yang menerjemahkan tema utama JFFF 2012, Innofashion, menjadi sebuah pagelaran fashion sarat makna untuk merayakan delapan tahun kiprahnya di industri mode Indonesia.

Warna-warna terang, kesan mewah, beragam kekayaan motif tradisional, dan inspirasi dari Timur Tengah turut meramaikan pagelaran tunggal karya desainer berbakat ini. Gaun mini, kebaya hingga kombinasi kebaya dan songket juga tidak absen dalam pagelaran tunggal sang desainer yang terkenal dengan tema seumur hidupnya “Kebaya for The World”.

Warna terang dengan detail payet terlihat elegan dan glamour

 Busana ala Cleopatra, Inspirasi dari Timur Tengah

 Busana tertutup model kaftan dengan detail pita serta hiasan kepala dengan motif senada

“Ini kali keempat saya menampilkan pertunjukan fashion konsep teatrikal. Konsepnya memadukan seluruh unsur seni, musik, dan tari. Saya ingin mengedukasi masyarakat dari lagu hingga baju, mengenai perpaduan seluruh seni yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Saya tidak mengecilkan satu unsur, tidak juga membesarkan fashion. Semua tampil sebagai satu kesatuan harmonis, dan punya porsi sendiri-sendiri. Konsep ini mewakili pesan moral utama dari pertunjukan, yakni hidup harmonis,” tutur Raden saat jumpa pers di Harris Hotel Kelapa Gading Jakarta, Senin (14/5/2012) lalu.

Kebaya kombinasi songket menjadi primadona dalam pembukaan ajang JFFF 2012 oleh Raden Sirait

Sentuhan biru toska kombinasi batik menjadikan ball gown ini terlihat sangat aristokrat

Playful Yet Glamour, gaun mini batik dengan detail ruffle dan payet warna-warni

Dalam pagelaran kali ini, Raden sekaligus memperkenalkan empat ikon terbaru dari Raden Sirait, yaitu Smitha Anjani, seorang artis, Andara Raini (None Jakarta 2009 dan Putri Pariwisata 2012), Luciana Zalusca seorang model baru, serta artis peraih Piala Citra untuk artis terbaik dalam film “Sang Penari”, Prisia Nasution.
Pagelaran bertabur para bintang dan publik figur ini semakin meriah dengan sajian live music perfomance yang di antaranya menampilkan Putri Ayu, Kristina, Dewi Gita, Lea Simanjuntak, dan Topodade. (Olivia Rosary)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s